Guiding block menjadi komponen penting dalam proyek pembangunan jalan, terutama untuk jalur pejalan kaki dan penyandang disabilitas. Namun, tidak semua guiding block memiliki kualitas yang sama. Kesalahan dalam memilih material atau pemasangan bisa berakibat pada ketidaksesuaian standar keselamatan.
Artikel ini akan membahas panduan lengkap memilih guiding block berkualitas untuk proyek jalan raya.
1. Mengapa Kualitas Guiding Block Penting dalam Proyek Jalan Raya (Interest)
Fungsi utama: membantu pengguna jalan (khususnya difabel netra) menavigasi area publik dengan aman.
Dampak buruk kualitas rendah: mudah retak, permukaan licin, warna cepat pudar, dan tidak tahan terhadap cuaca ekstrem.
Kepatuhan terhadap SNI: proyek jalan yang mengikuti standar SNI 03-1737-1989 wajib menggunakan material dengan spesifikasi tertentu.
2. Kriteria Utama Guiding Block Berkualitas (Desire)
a. Material
Pilih material beton mutu tinggi atau keramik keras yang tahan abrasi.
Hindari material campuran murah yang mengurangi daya tahan.
b. Tekstur dan Pola
Tekstur tactile harus jelas (garis dan titik).
Permukaan tidak licin meski terkena air hujan.
c. Warna dan Kontras
Warna kuning cerah direkomendasikan untuk visibilitas tinggi.
Warna harus tahan sinar UV dan tidak cepat pudar.
d. Ukuran dan Ketebalan
Ukuran ideal: 300 x 300 mm, ketebalan 30–50 mm.
Ukuran konsisten memudahkan pemasangan presisi.
3. Tips Memilih Supplier atau Produsen Guiding Block (Action)
Pilih produsen dengan sertifikasi SNI dan ISO.
Pastikan memiliki portofolio proyek jalan besar.
Mintalah contoh produk (sample) sebelum pemesanan massal.
Bandingkan harga dan garansi antar supplier.
Jika Anda membutuhkan guiding block berkualitas untuk proyek jalan, hubungi GuidingBlockIndonesia.com untuk penawaran terbaik dan konsultasi teknis gratis.
4. Kesalahan Umum dalam Pemilihan Guiding Block
Mengabaikan standar ketebalan.
Tidak memperhatikan tekstur tactile (garis/titik).
Menggunakan warna terlalu gelap.
Tidak menyesuaikan material dengan kondisi lalu lintas dan cuaca.
5. Rekomendasi Penerapan di Proyek Jalan Raya
Gunakan pada titik zebra cross, halte, dan trottoar utama.
Pastikan jarak antar blok tidak melebihi 5 mm.
Kombinasikan dengan kerb tactile line untuk panduan arah.
FAQ (Elemen Pendukung SEO)
Q: Apakah semua guiding block harus berwarna kuning?
A: Idealnya iya, karena warna kuning memberikan kontras terbaik bagi penyandang tunanetra.
Q: Apakah boleh menggunakan guiding block dari plastik?
A: Tidak disarankan untuk proyek jalan raya karena tidak tahan panas dan mudah berubah bentuk.
Q: Di mana bisa mendapatkan guiding block sesuai SNI?
A: Anda dapat memesan langsung di GuidingBlockIndonesia.com yang menyediakan produk berstandar SNI dengan berbagai pilihan material.
